Properti env

  • Type: Object

Nuxt.js memungkinkan Anda membuat variabel lingkungan (environment) yang akan dibagikan untuk klien dan sisi-server.

Contoh (nuxt.config.js):

module.exports = {
  env: {
    baseUrl: process.env.BASE_URL || 'http://localhost:3000'
  }
}

Ini memungkinkan kita membuat properti baseUrl yang akan sama dengan variabel lingkungan (environment) BASE_URL jika terdefinisi, tetapi jika tidak, properti baseUrl akan sama dengan http://localhost:3000.

Kemudian, kita bisa mengakses variabel baseUrl di atas dengan 2 cara:

  1. Melalui process.env.baseUrl, atau
  2. Melalui context.env.baseUrl, lihat context api

Anda dapat menggunakan properti env untuk memberikan "public token" sebagai contoh.

Untuk contoh di atas, kita bisa menggunakannya untuk mengkonfigurasi axios .

plugins/axios.js:

import axios from 'axios'

export default axios.create({
  baseURL: process.env.baseUrl
})

Kemudian, Anda dapat melakukan impor axios seperti: import axios from '~/plugins/axios' pada halaman anda

process.env == {}

Perhatikan bahwa nuxt menggunakan Webpack ini definePlugin untuk mendefinisikan variabel lingkungan (environment). Ini berarti bahwa, process atau process.env dari node tidak tersedia dan tidak terdefinisi. Masing-masing properti env yang terdefinisi di dalam file nuxt.config.js secara terpisah dipetakan ke process.env.xxxx dan akan terkonversi selama kompilasi.

Artinya, console.log(process.env) akan menampilkan {}, tetapi console.log(process.env.you_var) masih akan menghasilkan nilai yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Saat webpack menyusun kode milik Anda, ia akan mengganti semua instansi process.env.your_var menjadi nilai yang Anda tetapkan. Yaitu: env.test = 'testing123' . Jika Anda menggunakan process.env.test di dalam kode Anda pada suatu tempat, itu sebenarnya diterjemahkan ke 'testing123'.

Sebelum

if (process.env.test == 'testing123')

Sesudah

if ('testing123' == 'testing123')

Jumpa kesalahan atau ingin berkontribusi pada dokumentasi ini? Sunting halaman ini di GitHub!